SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN
Sekolah : SMP N 15 PALU
Kelas : VII
Semester : 2 / genap
A. Judul/spesifikasi layanan : Prinsip dan gaya belajar
B. Bidang bimbingan : Belajar
C. Jenis layanan : Layanan informasi
D. Fungsi layanan : Fungsi Pemahaman
E. Tujuan layanan : Siswa mampu menerapkan prinsip dan gaya-gaya belajar yang paling
sesuai dengan dirinya dalam kegiatan belajar baik di rumah maupun disekolah
F. Materi layanan : Prinsip dan gaya belajar
G. Tempat penyelenggaraan : Ruang kelas
H. Tanggal Penyelenggara : 13 Maret 2012
H. Alokasi waktu : 1x40 menit
I. Metode layanan : Tanya jawab, diskusi
J. Uraian kegiatan :
1. Salam pembuka : 5 menit
2. Pengemukakan maksud dan tujuan : 30 menit
a. Prinsip dan Gaya belajar
b. Tanya jawab
c. Memotivasi siswa
3. Salam penutup : 5 menit
K. Media layanan :
1. Buku
2. Papan tulis
3. Alat tulis
4. Infokus
L. Penilaian hasil layanan :
1. Penilaian Proses : Mengamati siswa selama mengikuti layanan, mengungkapkan
pemahaman siswa atas materi layanan yang telah diberikan
2. Penilaian Hasil :Penilaian segera (laiseg), dengan memberikan angket kepada siswa
setelah pelayanan
M. Rencana tindak lanjut :
a. Bimbingan kelompok
b. Konseling kelompok
Palu , 10 maret 2012
Perencana layanan
SYAINULLAH A 501 09 043
PRINSIP DAN GAYA BELAJAR
A. Prinsip Belajar
Seperti halnya kegiatan-kegiatan lain, ternyata belajar juga mempunyai prinsip-prinsip diantaranya belajar sebagai suatu pengalaman yang terjadi di dalam diri Individu yang diaktifkan oleh individu itu sendiri, belajar sebagai penemuan diri sendiri, belajar sebagai konsekuensi dari pengalaman, belajar sebagai proses kerja sama dan kolaborasi, belajar sebagai proses evolusi, belajar merupakan proses pemaksaan, belajar merupakan proses emosional dan intelektual, belajar bersifat indvidual dan unik.
Pada dasarnya belajar merupakan aktifitas manusia yang berlangsung hingga akhir kehidupannya.Setiap manusia terus menerus mempelajari sesuatu, khususnya yang berkaitan dengan keinginanya untuk mencapai tujuan, keterampilan, dan pengetahuan tertentu.
Pada dasarnya prinsip belajar di bagi menjadi dua yaitu:
1.Komitmen, komitmen terebut meliputi komitmen secara fisik,mental,dan emosional.
a. Komitmen secara fisik
Dilakukan dengan menyediakan waktu khusus untuk belajar, terlibat secara fisik mencari bahan- bahan yang harus dipelajari,ataupun mencatat hal-hal yang penting yang ditemui dalam belajar.
b. Komitmen secara mental
Dilakukan dengan memproses informasi yang didapati misalnya dengan mengaitkan informasi yang baru di terimah dengan pengalaman kita.
c. Komitmen secara emosional
Dilakukan dengan usaha untuk menyukai apa yang kita pelajari. Tanpa rasa suka, kita akan sulit bertahan dalam belajar.
2. Praktik
Memperaktikan pengetahuan dan keterampilan yang baru dipelajari akan memberikan manfaat optimal bagi kita. Tanpa praktik lama kelamaan pengetahuan keterampilan tersebut akan usang,
De porter dan Harnacki menyatakan bahwa dasar lain yang juga penting untuk mencapai keberhasilan belajar adalah “memupuk sikap juara”. Sikap tersebut dapat ditimbulkan melelui hal-hal berikut ini.
a. Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.
b. Atasi rintangan dengan membekali diri dengan pikiran positif.
c. Keberhasilan puncak dapat mencapai jika kamu telah belajar setiap sesuatu dari kegagalan.
d. Keahlian memrlukan latihan pengulangan.
e. Berharaplah yang terbaik dan kamu akan mendapatkan yang terbaik pula.
B. Gaya blajar
Gaya belajar adalah cara yang cenderung dipilih seseorang untuk menerima informasi dari lingkungan dan memroses informasi tersebut. Gaya setiap orang dipengaruhi oleh factor ilmiah (pembawaan ) dan factor lingkunagan. Jadi ada hal_hal tertentu yang tidak dapat diubah dalam diri seseorang bahkan dalam latihan sekalipun. Ada banyak cara yang dapat dipilih seseorang untuk berhasil dalam belajar. Yang paling baik adalah tentukan,tentukan gaya belajarmu!. Namun, sebelum itu kamu perlu melihat cara belajar yang lain yang sukses.mengenai gaya belajar sendiri, sebelum tentu membuat kamu menjadi lebih pandai. Tapi mengenai gaya belajar, kamu akan dapat menentukan cara belajar yang lebih efektif. Kamu tau bagaimana memenfaatkan kemampuan belajar secara maksial,sehingga belajarmu lebih optimal.
Setelah melihat bagaimana orang lain sukses dalam belajar, sekarang waktunya mengekplorasi gaya belajarmu sendiri.Gaya belajar adalah kebiasaan belajar yang kita miliki. Gaya belajar mu adalah kombinasi dari caramu menyerap, mengatur, dan mengelolah informasi.hal ini dapat di jelaskan sebagai berikut(de porter dan hernaciki, 2003).
1. Modalitas, yaitu bagaimana cara termudahmu dalam menyerap in formasi, apakah kamu lebih mudah menyerap informasi melalui cara visual (melihat ) auditorial (mendengar ) atau kinestetik ( bergerak,bekerja,menyentu ).
2. Dominasi otak, yaitu bagaimana caramu mengatur dan mengelolah informasi.apakah kamu lebih banyak menggunakan otak kanan atau otak kiri dalam dbelajar.
ketika mempelajari sesuatu. Misalnya belajar computer, cara manakah yang paling kamu sukai ? cara tersebur berkaitan dengan modalitas belajar, antara lain:
a. Visual: apakah kamu lebih suka melihat ilustrasi ataukah membaca teks instrusi dibuku petunjuk? Orang yang memiliki modalitas visual lebih suka memperhatikan ilustrasi gambar.
b. Auditorial; apakah kamu sangat bergantung pada penjelasan secara lisan dari orang lain yang berikan petunjuk cara mengetik computer.
c. Kinestetika; apakah kamu lebih suka belajar mengetik dikomputer hanya dengan melihat buku petunjuk atau memperhatikan panduan dari orang lain.
A. Auditory learner
Auditory leaner adalah gaya belajar yang memanfaatkan kemampuan “pendengarannya” sebagai cara belajar yang disukainya (auditory learner. Beberapa cirri anak auditory learner antara lain:
1. Mampu mengingat dengan baik materi yang didiskusikan dalam kelompok atau kelas
2. Mengenal banyak sekali lagu/iklan TV, dan bahkan dapat menirukannya secara tepat dan komplit
3. Suka berbicara
4. Kurang suka tugas membaca (dan pada umumnya bukanlah pembaca yang baik)
5. Kurang dapat mengingat dengan baik apa yang baru saja dibacanya
6. Kurang baik dalam mengerjakan tugas mengarang/menulis
7. Kurang memperhatikan hal-hal baru yadalam lingkungan sekitarnya, seperti hadirnya anak baru, adanya papan pengumuman yang baru dsb
B. Visual learner
Visual learner adalah gaya belajar yang lebih banyak memnfaatkan “penglihatan” beberapa karakteristik visual learner adalah:
1. Senantiasa melihat bibir guru yang sedang mengajar
2. Saat untuk petunjuk untuk melakukan sesuatu diberikan, biasanya anak ini melihat teman-teman yang lainnya baru dia sendiri bertindak
3. Kurang menyukai berbicara di depan kelompok, dan kurang meyukai untuk mendengarkan orang lain
4. Cenderung menggunakan gerakan tubuh (untuk mengekspresikan /menganti sebuah kata) saat mengungkapakan sesuatu
5. Biasanya tidak mengingat informasi yang diberikan secara lisan
6. Biasanya anak semacam ini dapat duduk tenang di tengah situasi yang ribut /ramai tanpa merasa menggangu
7. Lebih menyukai peragaan daripada penjelasn lisan
C. Kinesthetic/tactile learner
Kinesthetic/tactile learner adalah seorang anak yang memanfaatkan “fisiknya” sebagai alat yang optimal Beberapa karakteristiknya adalah:
1. Suka menyentuh segala sesuatu yang dijumpainya
2. sulit untuk berdiam diri
3. Suka mengerjakan segala sesuatu dengan menggunakan tangan
4. Biasanya memiliki koordinasi tubuh yang baik
5. Suka menggunakan objek yang nyata sebagi alat bantu belajar
6. Mempelajari hal-hai yang abstrak (symbol matematika, peta, dsb) bagi anak ini adalah hal yang sangat sulit
7. Cenderung terlihat “agak tertinggal “ disbanding teman sebayanya. Padahal ini disebabkan oleh tidak cocoknya gaya belajar anak dengan metode pengajaran yang selama ini lazim digunakan di sekolah
TUGAS
BIMBINGAN DAN KONSELING BELAJAR II
“ PRINSIP DAN GAYA BELAJAR “
DI SUSUN OLEH :
SYAINULLAH : A 501 09 043
PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TADULAKO
2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar